Trump Kerek Tarif Impor Turunan Baja Hingga 25 Persen
Studio Tangkas - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengerek tarif impor produk turunan baja dan aluminium. Kenaikan tarif itu diteken Trump pada Jumat (24/1), waktu setempat.
Dilansir dari Antara, Senin (27/1), produk turunan baja kena tambahan bea impor sebesar 25 persen. Sementara, produk turunan aluminium dikenakan tambahan 10 persen.
Trump tidak memberlakukan aturan tersebut pada seluruh mitra dagangnya.
Gedung Putih membebaskan tarif tambahan produk baja turunan bagi Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Meksiko dan Korea Selatan. Kemudian, Argentina, Australia, Kanada dan Meksiko dibebaskan dari bea tambahan pada produk turunan aluminium.
Dilansir dari Antara, Senin (27/1), produk turunan baja kena tambahan bea impor sebesar 25 persen. Sementara, produk turunan aluminium dikenakan tambahan 10 persen.
Trump tidak memberlakukan aturan tersebut pada seluruh mitra dagangnya.
Gedung Putih membebaskan tarif tambahan produk baja turunan bagi Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Meksiko dan Korea Selatan. Kemudian, Argentina, Australia, Kanada dan Meksiko dibebaskan dari bea tambahan pada produk turunan aluminium.
STUDIO TANGKAS adalah Agen Tangkas Online,
Agen Poker Online, Agen Poker GLX
Dapatkan BONUS CASHBACK TANGKAS 10%
Trump telah memberlakukan tarif pada baja dan aluminium impor untuk membantu meningkatkan produksi AS, yang menurutnya merupakan masalah keamanan nasional.
Sejak pengenaan tarif, impor baja dan aluminium merosot. Namun, impor produk turunannya, seperti paku baja dan kabel aluminium, menanjak.
"Produsen asing artikel turunan ini telah meningkatkan pengiriman barang tersebut ke Amerika Serikat untuk menghindari bea masuk barang aluminium dan barang baja," ujar Trump.
Lebih lanjut, kenaikan tarif impor produk turunan baja dan aluminium berlaku efektif mulai 8 Februari 2020.

Comments
Post a Comment